Langsung ke konten utama

10 Cara Mengatasi Perut Bermasalah Selama Perjalanan Wisata

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

gangguan-perut-saat-pelesir-doktersehat

DokterSehat.Com – Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres dan perasaan jenuh lainnya adalah dengan pelesir atau berwisata. Sayangnya, perjalanan wisata yang tidak direncanakan dengan baik justru membawa masalah. Selama perjalanan dilakukan kita justru tidak enak badan dan perut mengalami masalah yang cukup mengganggu.

Cara mengatasi masalah perut selama pelesir

Tujuan kita melakukan perjalanan wisata adalah untuk relaksasi agar tidak jenuh dan gangguan seperti stres bisa diatasi. Sayangnya, melakukan perjalanan wisata juga bisa menyebabkan masalah pada seseorang kalau mereka tidak bisa melakukannya dengan baik. Gangguan perut sering muncul dan sangat mengganggu. Berikut beberapa cara mengatasi masalah perut selama pelesir.

  1. Makan harus terkontrol dengan baik

Melakukan perjalanan wisata ke tempat baru memang mengasyikkan. Apalagi kalau bisa mengonsumsi banyak kuliner baru yang ada di sana. Kita bisa mencoba semua jenis makanan sampai puas sebelum pulang. Sayangnya kalau kita makan terlalu banyak apalagi yang terlalu pedas atau asam, gangguan perut bisa saja terjadi.

Daripada Anda makan terlalu banyak dan harus menghabiskan semua yang sudah dibeli, kenapa tidak patungan saja dengan teman atau keluarga? Beli satu jenis makanan lalu dimakan bersama-sama dengan banyak orang. Dengan melakukan ini peluang makan terlalu banyak dan memicu penurunan kecepatan pencernaan tidak akan terjadi.

  1. Konsumsi makanan berserat

Ada beberapa alasan mengapa kita disarankan untuk mengonsumsi makanan yang berserat. Pertama, makanan berserat akan membuat kita jadi mudah kenyang lebih lama. Kalau kita tidak mudah lapar, peluang makan berlebihan dan mengalami masalah pada perut tidak akan terjadi.

Makan sesuatu yang berserat juga akan membantu Anda dalam buang air besar secara rutin. Bayangkan kalau saat sedang pelesir, kita tidak bisa buang air besar secara rutin. Perut akan menjadi besar dan membuncit dengan sendirinya serta perjalanan tidak akan berjalan nyaman.

  1. Penuhi kebutuhan air harian

Kalau Anda mengalami dehidrasi, tubuh akan mulai memunculkan gejala yang membuat kita tidak nyaman. Selain tubuh jadi lemas, perut juga akan terasa sakit seperti kram. Meski sedang melakukan perjalanan, ada baiknya membawa minuman dalam botol. Kalau merasa haus bisa segera diminum selama perjalanan.

  1. Jangan asal pilih minuman

Setiap daerah pasti memiliki minuman khas yang wajib untuk dicoba. Anda bisa mencoba minuman itu meski tidak boleh berlebihan. Beberapa minuman banyak yang mengandung gula berlebihan. Kalau minum terlalu banyak gula, perut bisa tidak nyaman. Apalagi yang terlalu dingin sambil makan sesuatu yang panas. Hanya minum yang sekiranya aman seperti jus buah dan sejenisnya.

  1. Lakukan riset terkait makanan lokal

Salah satu alasan untuk melakukan perjalanan wisata adalah makan. Namun, kalau Anda tidak tahu apa yang dimakan, bisa saja menyebabkan masalah yang besar. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk melakukan riset terkait makanan khas daerah tersebut. Kalau sekiranya makanan itu ada bahan yang membuat alergi, lebih baik dihindari.

Beberapa orang tidak bisa makan bahan atau produk tertentu karena bisa membuat saluran cernanya bermasalah. Coba bayangkan kalau Anda sedang asyik pelesir lalu perut bermasalah. Tentu tidak akan bisa pergi ke mana saja dengan puas.

  1. Buang air besar secara rutin

Seperti yang disebutkan di atas, kita disarankan untuk makan yang banyak seratnya agar bisa buang air besar secara rutin. Pasalnya beberapa orang memiliki masalah dengan toilet umum atau hotel yang ditempati. Masalah itu menyebabkan mereka susah buang air besar.

Kalau sejak awal sudah ada keinginan untuk mencegah gangguan buang air besar dengan minum air dan makan berserat, gangguan BAB tidak akan terjadi. Anda tetap bisa buang air seperti biasanya.

  1. Selalu bawa hand sanitizer dan cuci tangan

Saat pelesir kita kerap memegang sesuatu, terkena keringat, dan hal lain yang menyebabkan tangan jadi kotor. Lebih parah lagi kita sering menggunakan tangan yang kotor untuk makan. Pastikan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan. Selain itu pastikan untuk selalu membawa hand sanitizer untuk keperluan mendadak.

  1. Menggunakan pakaian yang tepat

Kalau Anda pelesir ke tempat wisata yang dingin udaranya atau memiliki lingkungan yang basah, bawa pakaian yang tepat. Misal pelesir di kawasan pegunungan, Anda harus bawa pakaian tebal atau panjang. Sebaliknya kalau pelesir di kawasan yang panas, ada baiknya untuk menggunakan pakaian tipis dan bawa baju ganti kalau dibutuhkan.

  1. Jangan menunda makan

Ada dua hal yang bisa memicu seseorang mengalami masuk angin. Pertama adalah kondisi tubuh yang basah seperti berkeringat atau terkena hujan dan tidak dikeringkan. Tubuh akan menjadi dingin dan perut mulai kembung dengan sendirinya.

Selanjutnya adalah menunda makan. Kalau Anda menunda makan terus-menerus, perut akan banyak menghasilkan gas. Nah, gas inilah yang akan membuat perut jadi kembung dan terasa nyeri. Makanlah secara rutin dan jangan sampai telat.

  1. Bawa obat

Bawa obat untuk mengatasi masalah perut. Misal obat untuk mengatasi masalah diare kalau kita mendadak salah makan. Selanjutnya juga obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga kita tidak mudah masuk angin. Selama ini masuk angin menyumbang kondisi kembung di perut dan diare selama melancong.

Inilah beberapa cara mengatasi masalah perut selama melakukan perjalanan wisata. Dari beberapa ulasan di atas terlihat kalau masalah makanan kerap menjadi sesuatu yang memicu masalah perut selama pelesir. Oleh karena itu, pastikan untuk hanya makan sesuatu yang bisa diterima oleh perut dan jaga kondisi fisik dengan baik.

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Ginjal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang rentan mengalami kerusakan. Khususnya jika kita menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan hal ini sehingga membuat beban kerja dari organ ini semakin meningkat. Padahal, hal ini bisa memicu datangnya penyakit yang berbahaya. Berbagai kebiasaan tidak sehat bagi ginjal Pakar kesehatan menyebut ginjal yang sudah mulai rusak atau terkena penyakit akan tidak bisa berfungsi dengan semestinya. Hal ini tentu akan membuat berbagai macam racun di dalam tubuh semakin menumpuk dan akhirnya berimbas buruk pada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah berbagai kebiasaan tidak sehat yang bisa membahayakan ginjal kita. Sering mengonsumsi makanan tinggi garam Makanan dengan kandungan garam yang tinggi tak hanya bisa kita temukan di masakan yang dibuat sendiri atau di tempat makan. Dalam realitanya ad...

Mencari dan Memesan Penginapan dengan Airbnb

Pakai tautan "www.airbnb.com/c/akumalasari" untuk mendaftar Airbnb & dapatkan kupon $25 Ketika jalan-jalan ke Eropa bulan Juli lalu, kami menginap tujuh malam di Paris, di apartemen yang kami sewa dari Airbnb . Apartemen memang paling cocok untuk menginap bersama keluarga kalau lebih dari tiga malam. Selain tarifnya (untuk empat orang) lebih murah dari hotel, apartemen juga menyediakan dapur untuk memasak sehingga kami bisa menghemat anggaran makan.   Pernah mendengar tentang Airbnb ? Layanan website ini memudahkan pemilik dan penyewa penginapan untuk melakukan transaksi. Airbnb berasal dari kata B&B atau bed and breakfast . Penginapan ala BnB biasanya kamar kosong ekstra yang disewakan pemiliknya untuk menginap dalam jangka pendek, berikut layanan sarapan. Di airbnb , tidak hanya kamar kosong yang disewakan, tapi bisa juga seluruh apartemen, studio atau bahkan rumah. Gampangannya, airbnb ini isinya perorangan yang menyewakan kamar atau apartemen ekstra, bukan profe...

Pengalaman Memperpanjang e-Paspor di Kanim Surabaya

Bawa buku biar nggak bete nunggu Ini dia urusan lima tahunan yang mesti dijalani: memperpanjang paspor. Sebaiknya, enam bulan sebelum masa berlaku paspor habis, harus segera diperpanjang lagi. Kalau enggak, sama saja tidak bisa dipakai ke luar negeri atau untuk aplikasi visa. Pengalaman Si Ayah ketika mendadak harus bertugas ke Australia, masa berlaku visanya 6 bulan plus 1 hari. Aplikasi visanya di-pending sampai dia bisa menyerahkan paspor baru. Akhirnya, karena mepet, Si Ayah meminta bantuan agen di Jakarta untuk membuat paspor yang sehari jadi. Agen bertugas mengambilkan nomor antrean dan mengisi formulir. Si Ayah tetap datang untuk foto dan wawancara. Sebenarnya, membuat atau memperpanjang paspor sendiri sekarang gampang banget. Syaratnya mudah dan biayanya jelas. Hanya saja, memang perlu waktu seharian untuk antre pelayanan. Untuk orang umum, ada dua macam paspor: paspor biasa dan e-paspor atau paspor elektronik. Fungsinya sama, hanya saja e-paspor sudah dilengkapi chip yang tert...