Langsung ke konten utama

5 Tips Sehat Makan Daging Kambing (Tidak Perlu Takut Kolesterol)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

daging-kambing-mengandung-doktersehat

DokterSehat.Com– Daging kambing bisa memberikan dilema tersendiri bagi sebagian masyarakat Indonesia. Meskipun dikenal memiliki rasa yang sangat nikmat, dalam realitanya daging kambing memiliki reputasi sebagai bahan makanan yang kurang sehat. Lantas, apakah tidak ada cara yang aman agar kita bisa tetap menikmatinya?

Tips Sehat Makan Daging Kambing

Pakar kesehatan menyebut hobi makan daging kambing bisa saja memberikan dampak buruk bagi kadar kolesterol atau kesehatan jantung. Karena alasan inilah kita harus berhati-hati saat mengonsumsinya.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan agar tetap bisa sehat saat makan daging kambing.

  1. Membatasi porsinya

Sebenarnya, daging kambing masih termasuk dalam makanan yang tinggi kandungan nutrisi. Sayangnya, jika dikonsumsi dengan berlebihan, bisa menyebabkan dampak yang kurang baik seperti kolesterol tinggi, kenaikan berat badan, hingga diabetes. Karena alasan inilah sebaiknya kita membatasi konsumsinya.

Pakar kesehatan merekomendasikan konsumsi maksimal 50 gram daging kambing saja setiap kali makan. Hanya saja, jika kita memang sangat menyukainya, batasan ini masih bisa ditambah hingga 100 gram asalkan kita tidak memiliki masalah kesehatan apapun. Selain itu, jika kita ingin makan sate kambing, sebaiknya membatasinya maksimal 10 tusuk saja setiap hari.

Jika ingin daging kambing yang dijadikan rendang atau gulai, sebaiknya dibatasi satu atau dua potong saja karena biasanya sudah memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi.

  1. Pilihlah daging yang memiliki kandungan lemak rendah

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk lebih cermat dalam memilih daging kambing. Sebagai contoh, kita sebaiknya memilih bagian paha yang kandungan lemaknya paling rendah. Selain itu, jika kita merebusnya, sebaiknya membuang air rebusan yang sudah dipenuhi oleh lemak yang ikut keluar.

  1. Jangan memilih daging kambing yang dibakar

Sate kambing atau olahan daging bakar lainnya memang bisa menawarkan kenikmatan tersendiri, namun jika kita sering mengonsumsinya, dikhawatirkan akan mendapatkan kandungan karsinogen yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker. Biasanya, kandungan ini berasal dari bagian daging yang gosong saat dibakar.

Selain itu, sebaiknya kita juga tidak memilih daging kambing yang digoreng, apalagi diberi tambahan tepung. Daging ini ternyata memiliki kandungan kolesterol dan kalori yang sangat tinggi. Hal yang sama juga berlaku pada daging kambing yang diolah dengan tambahan santan atau minyak layaknya gulai atau tongseng. Sebaiknya kita mengonsumsi dagingnya saja, tidak bersama kuahnya demi mencegah kolesterol tinggi.

Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk mengonsumsi daging kambing yang diolah dengan cara dipanggang atau direbus karena biasanya lebih aman dan sehat untuk dikonsumsi.

  1. Jangan lupakan sayuran dan buah-buahan

Meskipun daging kambing rasanya memang sangat nikmat, sebaiknya kita tidak melupakan asupan sayur dan buah-buahan saat mengonsumsinya. Keberadaan sayur bisa menjadi penyeimbang daging karena adanya kandungan serat yang ada di dalamnya. Serat ini tak hanya bisa membantu melancarkan pencernaan, namun juga bisa mencegah proses penyerapan kolesterol dari daging kambing yang kita konsumsi.

Konsumsi buah juga bisa dilakukan sebelum atau beberapa saat setelah mengonsumsi daging kambing. Keberadaan buah bisa membantu mencegah peningkatan kadar kolesterol dalam darah.

  1. Konsumsi daging kambing sesekal

Selain membatasi porsinya, sebaiknya kita juga mengonsumsi daging kambing sesekali saja. Hal ini diharapkan bisa membantu mencegah peningkatan risiko terkena berbagai masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Dengan memperhatikan berbagai hal ini, kita tetap bisa menikmati daging kambing tanpa perlu khawatir akan mengalami gangguan kesehatan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Ginjal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang rentan mengalami kerusakan. Khususnya jika kita menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan hal ini sehingga membuat beban kerja dari organ ini semakin meningkat. Padahal, hal ini bisa memicu datangnya penyakit yang berbahaya. Berbagai kebiasaan tidak sehat bagi ginjal Pakar kesehatan menyebut ginjal yang sudah mulai rusak atau terkena penyakit akan tidak bisa berfungsi dengan semestinya. Hal ini tentu akan membuat berbagai macam racun di dalam tubuh semakin menumpuk dan akhirnya berimbas buruk pada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah berbagai kebiasaan tidak sehat yang bisa membahayakan ginjal kita. Sering mengonsumsi makanan tinggi garam Makanan dengan kandungan garam yang tinggi tak hanya bisa kita temukan di masakan yang dibuat sendiri atau di tempat makan. Dalam realitanya ad...

Mencari dan Memesan Penginapan dengan Airbnb

Pakai tautan "www.airbnb.com/c/akumalasari" untuk mendaftar Airbnb & dapatkan kupon $25 Ketika jalan-jalan ke Eropa bulan Juli lalu, kami menginap tujuh malam di Paris, di apartemen yang kami sewa dari Airbnb . Apartemen memang paling cocok untuk menginap bersama keluarga kalau lebih dari tiga malam. Selain tarifnya (untuk empat orang) lebih murah dari hotel, apartemen juga menyediakan dapur untuk memasak sehingga kami bisa menghemat anggaran makan.   Pernah mendengar tentang Airbnb ? Layanan website ini memudahkan pemilik dan penyewa penginapan untuk melakukan transaksi. Airbnb berasal dari kata B&B atau bed and breakfast . Penginapan ala BnB biasanya kamar kosong ekstra yang disewakan pemiliknya untuk menginap dalam jangka pendek, berikut layanan sarapan. Di airbnb , tidak hanya kamar kosong yang disewakan, tapi bisa juga seluruh apartemen, studio atau bahkan rumah. Gampangannya, airbnb ini isinya perorangan yang menyewakan kamar atau apartemen ekstra, bukan profe...

Pengalaman Memperpanjang e-Paspor di Kanim Surabaya

Bawa buku biar nggak bete nunggu Ini dia urusan lima tahunan yang mesti dijalani: memperpanjang paspor. Sebaiknya, enam bulan sebelum masa berlaku paspor habis, harus segera diperpanjang lagi. Kalau enggak, sama saja tidak bisa dipakai ke luar negeri atau untuk aplikasi visa. Pengalaman Si Ayah ketika mendadak harus bertugas ke Australia, masa berlaku visanya 6 bulan plus 1 hari. Aplikasi visanya di-pending sampai dia bisa menyerahkan paspor baru. Akhirnya, karena mepet, Si Ayah meminta bantuan agen di Jakarta untuk membuat paspor yang sehari jadi. Agen bertugas mengambilkan nomor antrean dan mengisi formulir. Si Ayah tetap datang untuk foto dan wawancara. Sebenarnya, membuat atau memperpanjang paspor sendiri sekarang gampang banget. Syaratnya mudah dan biayanya jelas. Hanya saja, memang perlu waktu seharian untuk antre pelayanan. Untuk orang umum, ada dua macam paspor: paspor biasa dan e-paspor atau paspor elektronik. Fungsinya sama, hanya saja e-paspor sudah dilengkapi chip yang tert...