Langsung ke konten utama

6 Cara Cepat dan Efektif Mengatasi Diare

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

obat-diare-doktersehat

DokterSehat.Com– Salah satu gangguan pencernaan yang cukup merepotkan adalah diare. Tak hanya membuat perut terasa sangat tidak nyaman, kita harus bolak-balik ke toilet demi buang air besar sehingga tentu akan kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal. Masalahnya adalah terkadang diare bisa berlangsung hingga berhari-hari lamanya.

Cara cepat dan efektif mengatasi diare

Selain buang air besar hingga berkali-kali dalam sehari, penderita diare juga akan mengalami gejala muntah-muntah atau tubuh yang lemas. Bahkan, ada yang sampai mengalami dehidrasi. Karena alasan inilah diare harus segera ditangani agar cepat mereda.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan demi mengatasi diare dengan cepat.

  1. Memperbanyak asupan air putih

Saat diare menyerang, tubuh akan kehilangan cairan dalam jumlah yang sangat banyak. Jika sampai kondisi ini menyebabkan dehidrasi, dampaknya bisa fatal karena organ-organ tubuh tidak bisa berfungsi dengan normal. Karena alasan inilah penderita diare harus mengonsumsi air minum dalam jumlah yang sangat banyak demi mengatasinya.

Selain itu, penderita diare juga tidak disarankan untuk mengonsumsi beberapa jenis minuman dengan kandungan kafein layaknya teh, kopi, minuman energi, dan minuman soda. Hal ini disebabkan oleh sifat diuretik dari kafein yang bisa memperparah kondisi dehidrasi yang sedang dialami.

  1. Mengonsumsi probiotik

Saat sedang terkena diare, kita sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan probiotik tinggi. Makanan-makanan ini adalah yang dihasilkan dari produk fermentasi layaknya tempe atau yoghurt.

Sebagai informasi, probiotik bisa mengembalikan keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Hal ini tentu akan membuat pencernaan menjadi lebih sehat. Selain itu, probiotik juga bisa membuat usus terhindar dari infeksi yang berbahaya.

  1. Menghindari konsumsi makanan pedas dan asam untuk sementara

Makanan dengan rasa yang pedas atau asam memang bisa memberikan sensasi segar setelah dikonsumsi, namun sebaiknya kita menghindarinya saat sedang terkena diare karena kemampuannya dalam membuat gangguan pencernaan ini menjadi semakin parah.

Selain itu, kita juga tidak direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan atau minuman dengan tambahan pemanis buatan dan makanan berminyak yang berpotensi membuat diare semakin memburuk.

  1. Mengonsumsi suplemen berisi zink

Jika diare sudah berlangsung dengan akut, sebaiknya kita segera mengonsumsi suplemen berisi zink demi membantu meredakan kondisi sel-sel epitel di dalam usus. Suplemen ini juga akan membantu proses penyerapan natrium dan mencegah terbuangnya mineral klorida dari tubuh. Hal ini akan membuat usus lebih baik dalam menyerap air, mengatasi dehidrasi, sekaligus meredakan diare dengan efektif.

  1. Mengonsumsi buah-buahan dengan kandungan pektin

Buah-buahan dengan kandungan pektin seperti apel dan pir bisa membantu menyerap air yang ada di dalam usus. Hal ini bisa membantu pencernaan mengatasi masalah kotoran berbentuk cair yang membuat kita bolak-balik ke toilet. Memperbanyak konsumsi buah-buahan ini tentu akan membantu meredakan masalah kesehatan ini.

  1. Minum obat diare

Jika diare sudah cukup parah, tak ada salahnya untuk membeli obat diare. Obat-obatan ini bisa dibeli di apotek atau warung-warung terdekat. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut obat ini biasanya hanya diperuntukkan untuk mengatasi diare ringan. Jika diare sudah berlangsung kronis atau cukup parah hingga berlangsung lebih dari 2 minggu, mau tidak mau kita harus pergi ke dokter demi mendapatkan penanganan atau obat yang tepat.

Selain obat diare, kita juga bisa mengonsumsi cairan oralit yang terbuat dari air, garam, serta gula yang bisa membantu meredakan masalah kesehatan ini dengan cepat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Ginjal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang rentan mengalami kerusakan. Khususnya jika kita menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan hal ini sehingga membuat beban kerja dari organ ini semakin meningkat. Padahal, hal ini bisa memicu datangnya penyakit yang berbahaya. Berbagai kebiasaan tidak sehat bagi ginjal Pakar kesehatan menyebut ginjal yang sudah mulai rusak atau terkena penyakit akan tidak bisa berfungsi dengan semestinya. Hal ini tentu akan membuat berbagai macam racun di dalam tubuh semakin menumpuk dan akhirnya berimbas buruk pada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah berbagai kebiasaan tidak sehat yang bisa membahayakan ginjal kita. Sering mengonsumsi makanan tinggi garam Makanan dengan kandungan garam yang tinggi tak hanya bisa kita temukan di masakan yang dibuat sendiri atau di tempat makan. Dalam realitanya ad...

Tabungan BNI Syariah iB Hasanah Akad Wadiah dan Mudharabah

Tabungan BNI Syariah dengan produk IB Hasanah punya dua akad;  wadiah dan Mudharabah. Jadi harus di pastikan ketika ingin membuat simpanan ini di kantor cabang BNI Syariah, pada prinsip yang sesuai dengan yang di inginkan. Ya idealnya sih ketika nasabah ingin membuka rekening di sana, mbak CS nya juga pasti akan menerangkan perbedaan tabungan iB Hasanah dengan akad Wadiah dan akad  Mudharabah.

Kartupos dari Maharasthra India

Awal bulan Juni Si Ayah mendapat undangan workshop di India. Biasanya dia agak nggak enak s ering pergi meninggalkan keluarga, karena dia tahu saya yang lebih seneng traveling, sementara dia yang lebih sering mendapat kesempatan untuk pergi. Tapi kali ini, dia nggak merasa bersalah pergi karena tahu India nggak masuk ke bucket list , destinasi impian saya. Sampai saat ini saya belum pengen ke India, cukup membaca atau mendengar ceritanya saja :) Acara workshop tentang Citizen-Led Assesment ini cukup padat. Nino cuma punya waktu satu setengah hari untuk jalan-jalan, itu saja diorganisir oleh panitia. Karena itu dia malas bawa kamera besar (nggak besar-besar banget sih, wong 'cuma' mirrorless ), apalagi bawa tripod. Dalam perjalanan ke India kali ini, Si Ayah hanya berbekal kamera poket lawas, Canon S-95. Tapi dasar pinter motret, dengan kamera poket pun dia bisa menghasilkan foto-foto keren (menurut istrinya, hahaha). Memang bener sih yang bilang : y ang penting bukan gadget-ny...