Langsung ke konten utama

7 Khasiat Main Bulu Tangkis, Salah Satunya Cegah Hipertensi!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

badminton-bulutangkis-doktersehat
Photo Source: Flickr/foto_db

DokterSehat.Com– Bulu tangkis adalah salah satu olahraga yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Tak hanya mempersembahkan banyak prestasi di berbagai ajang, bulu tangkis juga dimainkan oleh semua lapisan masyarakat di berbagai daerah. Tak disangka, olah raga yang sangat menyenangkan untuk dilakukan ini ternyata bisa memberikan banyak sekali manfaat kesehatan, lho.

Berbagai manfaat kesehatan dari olahraga bulu tangkis

Jika kita rutin melakukan olahraga bulu tangkis bersama dengan teman-teman atau anggota keluarga, pakar kesehatan menyebut ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan.

Berikut adalah berbagai manfaat tersebut.

  1. Bisa mencegah hipertensi

Sebenarnya, rutin melakukan berbagai macam olahraga bisa membantu mengendalikan tekanan darah dan mencegah hipertensi, namun bulu tangkis bisa memberikan manfaat jauh lebih besar bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Hal ini disebabkan oleh hampir semua bagian tubuh yang aktif saat melakukan olahraga ini. Sirkulasi darah akan meningkat dan akhirnya mempengaruhi keefektifan kinerja jantung dan kesehatan pembuluh darah. Hal ini juga bisa membuat tekanan darah lebih stabil.

  1. Membuat badan menjadi lebih bugar

Bulu tangkis termasuk dalam olahraga kardio, olahraga yang bisa membuat otot jantung menjadi lebih kuat. Hal ini membuat pembuluh darah mendistribusikan oksigen dan nutrisi dengan jauh lebih efektif ke berbagai jaringan, sistem, dan organ-organ tubuh. Hal ini akan berimbas pada tubuh yang terasa jauh lebih bugar dan bersemangat.

  1. Bisa membantu menurunkan berat badan

Rutin melakukan olahraga bulu tangkis juga bisa membuat sistem metabolisme meningkat dengan signifikan. Hal ini tentu akan berimbas pada proses pembakaran lemak tubuh dengan lebih baik dan akhirnya membuat berat badan turun.

Sebagai informasi, bulu tangkis mampu membakar kalori dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan olahraga lari atau berjalan kaki, tepatnya sekitar 450 kalori untuk setiap jamnya.

  1. Bisa membuat fungsi kognitif otak semakin membaik

Bulu tangkis ternyata juga bisa memberikan manfaat kesehatan bagi otak. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya sirkulasi darah, termasuk yang menuju otak. Kondisi ini ternyata akan berimbas positif bagi kinerja saraf dan transmitter di dalamnya. Bahkan, rutin melakukannya disebut-sebut bisa membuat massa otak semakin meningkat.

Jika kita melakukan olahraga kardio seperti bulu tangkis selama 30 menit saja sekitar 5 kali dalam sepekan, maka kemampuan kognitif otak akan meningkat dengan drastis. Hal ini akan berimbas pada kemampuan berpikir, berkonsentrasi, mengingat, hingga mendapatkan ide-ide baru semakin membaik. Selain itu, rutin melakukannya juga bisa membantu menurunkan risiko terkena demensia di usia lanjut.

  1. Bisa membuat otot dan persendian lebih kuat

Banyak sekali otot-otot dan persendian yang aktif saat kita memainkan bulu tangkis. Sebagai contoh, betis, paha, panggul, pinggul, lengan, bahu, dan punggung menjadi lebih aktif. Hal ini akan berimbas pada otot-otot dan persendian tubuh yang lebih kuat dan sehat. Risiko terkena masalah kesehatan seperti radang sendi pun bisa ditekan.

  1. Bisa menurunkan stres

Saat melakukan olahraga bulu tangkis, otak akan memproduksi hormon endorphin, dopamine, triptofan, dan serotonin dalam jumlah yang lebih banyak. Hormon-hormon ini bisa membuat kita lebih bahagia dan meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik. Kita pun tidak akan mudah terkena stres dan masalah kesehatan mental seperti depresi.

  1. Bisa mencegah datangnya berbagai macam penyakit berbahaya

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Diabetes Prevention Program menghasilkan fakta bahwa rutin melakukan olahraga bulu tangkis bisa menurunkan risiko diabetes hingga 58 persen. Selain itu, hobi memainkannya juga bisa mencegah datangnya osteoporosis, kolesterol tinggi, dan obesitas.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Ginjal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang rentan mengalami kerusakan. Khususnya jika kita menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan hal ini sehingga membuat beban kerja dari organ ini semakin meningkat. Padahal, hal ini bisa memicu datangnya penyakit yang berbahaya. Berbagai kebiasaan tidak sehat bagi ginjal Pakar kesehatan menyebut ginjal yang sudah mulai rusak atau terkena penyakit akan tidak bisa berfungsi dengan semestinya. Hal ini tentu akan membuat berbagai macam racun di dalam tubuh semakin menumpuk dan akhirnya berimbas buruk pada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah berbagai kebiasaan tidak sehat yang bisa membahayakan ginjal kita. Sering mengonsumsi makanan tinggi garam Makanan dengan kandungan garam yang tinggi tak hanya bisa kita temukan di masakan yang dibuat sendiri atau di tempat makan. Dalam realitanya ad...

Tabungan BNI Syariah iB Hasanah Akad Wadiah dan Mudharabah

Tabungan BNI Syariah dengan produk IB Hasanah punya dua akad;  wadiah dan Mudharabah. Jadi harus di pastikan ketika ingin membuat simpanan ini di kantor cabang BNI Syariah, pada prinsip yang sesuai dengan yang di inginkan. Ya idealnya sih ketika nasabah ingin membuka rekening di sana, mbak CS nya juga pasti akan menerangkan perbedaan tabungan iB Hasanah dengan akad Wadiah dan akad  Mudharabah.

Kartupos dari Maharasthra India

Awal bulan Juni Si Ayah mendapat undangan workshop di India. Biasanya dia agak nggak enak s ering pergi meninggalkan keluarga, karena dia tahu saya yang lebih seneng traveling, sementara dia yang lebih sering mendapat kesempatan untuk pergi. Tapi kali ini, dia nggak merasa bersalah pergi karena tahu India nggak masuk ke bucket list , destinasi impian saya. Sampai saat ini saya belum pengen ke India, cukup membaca atau mendengar ceritanya saja :) Acara workshop tentang Citizen-Led Assesment ini cukup padat. Nino cuma punya waktu satu setengah hari untuk jalan-jalan, itu saja diorganisir oleh panitia. Karena itu dia malas bawa kamera besar (nggak besar-besar banget sih, wong 'cuma' mirrorless ), apalagi bawa tripod. Dalam perjalanan ke India kali ini, Si Ayah hanya berbekal kamera poket lawas, Canon S-95. Tapi dasar pinter motret, dengan kamera poket pun dia bisa menghasilkan foto-foto keren (menurut istrinya, hahaha). Memang bener sih yang bilang : y ang penting bukan gadget-ny...