Langsung ke konten utama

Rematik: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

obat-rematik-doktersehat

DokterSehat.Com – Rematik atau dalam dunia medis disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang umumnya disebabkan oleh gangguan autoimun. Rematik adalah penyakit yang bisa menyerang anggota gerak, seperti otot, tulang dan sendi. Simak penjelasan di bawah ini mengenai penyebab, gejala, diagnosis dan obat rematik.

Penyebab Rematik

Sebelum menjelaskan mengenai penyakit rematik, perlu diketahui bahwa rasa nyeri yang ditimbulkan oleh rematik mirip dengan nyeri asam urat atau nyeri yang ditimbulkan akibat keseleo.

Meski gejala rematik hampir mirip dengan penyakit lain, penyakit rematik dapat dikenali dari munculnya peradangan di persendian. Hal ini disebabkan dari sistem imunitas tubuh yang justru menyerang balik jaringan yang ada di persendian.

Saat mengalami rematik, sistem imun gagal membedakan jaringan sendiri dengan benda asing, sehingga menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya jaringan sinovium yaitu selaput tipis yang melapisi sendi. Hasilnya dapat menyebabkan sendi bengkak, rusak, nyeri, meradang, kehilangan fungsi dan bahkan kecacatan.

Selain gangguan imunitas tubuh, munculnya rematik juga bisa meningkatkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Wanita memiliki risiko 2-3 kali lebih tinggi dibanding pria untuk mengalami rematik.
  • Meski rematik bisa menyerang usia berapa pun, penyakit ini sering terjadi pada mereka yang berusia 40 sampai 60 tahun.
  • Apabila Anda memiliki anggota keluarga yang pernah terkena rematik, Anda berisiko tinggi untuk mengalami hal yang sama.

Gejala Rematik

Pada dasarnya, rematik dapat menyerang hampir semua sendi, tetapi yang paling sering diserang adalah sendi di pergelangan tangan, kuku-kuku jari, lutut dan engkel kaki. Sendi-sendi lain yang mungkin diserang termasuk sendi di tulang belakang, pinggul, leher, bahu, rahang, bahkan sambungan antar tulang sangat kecil yang ada di telinga bagian dalam.

Berikut adalah beberapa gejala rematik yang bisa Anda kenali, di antaranya:

1. Kekakuan sendi di pagi hari

Gejala rematik pertama yang umum dialami adalah persendian terasa kaku di pagi hari dan bisa berlangung lama. Sementara kekakuan yang disebabkan akibat osteoartritis bisa menghilang dalam waktu yang lebih cepat.

2. Pembengkakan dan nyeri sendi

Sendi yang mengalami pembengkakan dan nyeri biasanya terasa hangat dan lembek bila disentuh, rasa sakit biasanya terjadi pada kedua sendi di sisi kanan dan kiri (simetris) tetapi mungkin tingkat keparahannya berbeda, tergantung sisi mana yang lebih sering digunakan.

3. Nodul (benjolan)

Sekitar 20% pasien rematik menimbulkan nodul atau benjolan di bawah kulit seukuran kacang hijau dan sering kali terletak di dekat persendian. Benjolan bisa terus ada selama Anda mengalami rematik.

4. Penumpukan cairan

Pada beberapa kasus, cairan bisa terakumulasi terutama di pergelangan kaki. Hal ini disebabkan karena kantung sendi belakang lutut mengakumulasi cairan dan membentuk apa yang dikenal sebagai kista Baker.

Kista ini terasa seperti tumor dan kadang-kadang memanjang ke bawah ke bagian belakang betis dan menyebabkan rasa sakit. Namun, kista Baker juga dapat berkembang pada orang yang tidak memiliki rematik.

5. Kesemutan

Peradangan dan pembengkakan pada tendon mengakibatkan saraf terjepit sehingga dapat menyebabkan kesemutan atau mati rasa. Selain itu, kesemutan atau mati rasa yang terjadi di tangan juga disebut carpal tunnel syndrome.

Diagnosis Rematik

Saat stadium awal, rematik adalah penyakit yang sulit untuk didiagnosis karena gejalanya sangat mirip dengan beberapa penyakit lain. Guna memberikan analisis yang tepat, biasanya dokter akan menyelidiki riwayat kesehatan.

Setelah itu, dokter bisa melanjutkan dengan pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan sendi dan X-ray. Pemeriksaan lainnya yang mungkin diperlukan adalah tes laju endap darah untuk mengukur peradangan, tes faktor rheumatoid, atau analisis cairan persendian untuk memeriksa apakah nyeri yang muncul diakibatkan oleh kristal asam urat atau infeksi.

Pengobatan Rematik

Hingga kini belum ada pengobatan yang bisa mengobati rematik dengan total. Pemberian obat rematik hanya untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit, mengembalikan fungsi sendi, serta mencegah terjadinya cacat.

Berikut adalah beberapa obat rematik yang bisa Anda gunakan (dengan atau tanpa resep), di antaranya:

1. Nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID)

Obat NSAID berguna untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit pada rematik. Jenis obat rematik yang dijual bebas tanpa resep dokter seperti ibuprofen, naproxen dan obat resep dokter seperti natrium diklofenak.

2. Steroid

Obat kortikosteroid digunakan untuk peradangan dan rasa sakit, serta memperlambat terjadinya kerusakan sendi.

3. Disease modifying anti-rheumatic drugs (DMARDs)

Obat rematik ini berguna untuk mencegah jaringan sendi tidak semakin rusak secara permanen. DMARDs yang sering diberikan dokter yaitu leflunomide (Arava), methotrexate (trexall), sulfasalazine (Azulfidine) dan hydroxychloroquine (plaquenil)

4. Obat lainnya

Obat rematik lainnya yang bisa digunakan seperti  inhibitor TNF-alpha, imunosupresan, dan kelas baru obat-obatan untuk meningkatkan gerakan sendi.

Sementara itu, pada kasus yang lebih parah dan penggunaan obat rematik seperti di atas tidak membantu mengurangi gejala, dokter bisa menganjurkan untuk melakukan tindakan operasi. Operasi pembedahan bisa dibagi dalam tiga prosedur seperti:

  • Tendon repair. Prosedur ini diperlukan apabila sendi yang mengalami peradangan dan kerusakan mengakibatkan tendon di sekitar sendi melonggar atau sobek. Dokter akan melakukan pembedahan untuk memperbaiki tendon di sekitar sendi.
  • Total joint replacement. Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat bagian sendi yang rusak, kemudian memasukan alat buatan  dari metal dan plastik.
  • Fusi sendi. Prosedur ini hanya digunakan jika dua metode sebelumnya tidak bisa dilakukan. Fusi sendi adalah sebuah operasi penyatuan sendi untuk menstabilkan atau meluruskan sendi kembali seperti sebelumnya.

Selain mengonsumsi obat rematik dan melakukan operasi, langkah-langkah lainnya yang bisa dilakukan untuk meredakan rematik adalah olahraga rutin, pola diet yang sehat, istirahat cukup, dan mengurangi stres.

Jika Anda ragu terhadap gejala-gejala yang muncul dan tidak berani mengambil tindakan, sebaiknya konsultasi dengan dokter spesialis reumatologi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Ginjal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang rentan mengalami kerusakan. Khususnya jika kita menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan hal ini sehingga membuat beban kerja dari organ ini semakin meningkat. Padahal, hal ini bisa memicu datangnya penyakit yang berbahaya. Berbagai kebiasaan tidak sehat bagi ginjal Pakar kesehatan menyebut ginjal yang sudah mulai rusak atau terkena penyakit akan tidak bisa berfungsi dengan semestinya. Hal ini tentu akan membuat berbagai macam racun di dalam tubuh semakin menumpuk dan akhirnya berimbas buruk pada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah berbagai kebiasaan tidak sehat yang bisa membahayakan ginjal kita. Sering mengonsumsi makanan tinggi garam Makanan dengan kandungan garam yang tinggi tak hanya bisa kita temukan di masakan yang dibuat sendiri atau di tempat makan. Dalam realitanya ad...

Mencari dan Memesan Penginapan dengan Airbnb

Pakai tautan "www.airbnb.com/c/akumalasari" untuk mendaftar Airbnb & dapatkan kupon $25 Ketika jalan-jalan ke Eropa bulan Juli lalu, kami menginap tujuh malam di Paris, di apartemen yang kami sewa dari Airbnb . Apartemen memang paling cocok untuk menginap bersama keluarga kalau lebih dari tiga malam. Selain tarifnya (untuk empat orang) lebih murah dari hotel, apartemen juga menyediakan dapur untuk memasak sehingga kami bisa menghemat anggaran makan.   Pernah mendengar tentang Airbnb ? Layanan website ini memudahkan pemilik dan penyewa penginapan untuk melakukan transaksi. Airbnb berasal dari kata B&B atau bed and breakfast . Penginapan ala BnB biasanya kamar kosong ekstra yang disewakan pemiliknya untuk menginap dalam jangka pendek, berikut layanan sarapan. Di airbnb , tidak hanya kamar kosong yang disewakan, tapi bisa juga seluruh apartemen, studio atau bahkan rumah. Gampangannya, airbnb ini isinya perorangan yang menyewakan kamar atau apartemen ekstra, bukan profe...

Pengalaman Memperpanjang e-Paspor di Kanim Surabaya

Bawa buku biar nggak bete nunggu Ini dia urusan lima tahunan yang mesti dijalani: memperpanjang paspor. Sebaiknya, enam bulan sebelum masa berlaku paspor habis, harus segera diperpanjang lagi. Kalau enggak, sama saja tidak bisa dipakai ke luar negeri atau untuk aplikasi visa. Pengalaman Si Ayah ketika mendadak harus bertugas ke Australia, masa berlaku visanya 6 bulan plus 1 hari. Aplikasi visanya di-pending sampai dia bisa menyerahkan paspor baru. Akhirnya, karena mepet, Si Ayah meminta bantuan agen di Jakarta untuk membuat paspor yang sehari jadi. Agen bertugas mengambilkan nomor antrean dan mengisi formulir. Si Ayah tetap datang untuk foto dan wawancara. Sebenarnya, membuat atau memperpanjang paspor sendiri sekarang gampang banget. Syaratnya mudah dan biayanya jelas. Hanya saja, memang perlu waktu seharian untuk antre pelayanan. Untuk orang umum, ada dua macam paspor: paspor biasa dan e-paspor atau paspor elektronik. Fungsinya sama, hanya saja e-paspor sudah dilengkapi chip yang tert...