Langsung ke konten utama

Urat di Tangan Terlihat Menonjol, Berbahayakah?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

nyeri-di-tangan-doktersehat

DokterSehat.Com– Biasanya, urat yang menonjol di bagian punggung tangan lebih sering muncul pada orang di usia lanjut, namun kini semakin banyak anak muda yang juga mengalaminya. Apakah hal ini menandakan adanya masalah kesehatan?

Penyebab urat terlihat menonjol

Pakar kesehatan menyebut di usia lanjut, lapisan kulit cenderung semakin menipis sehingga membuat urat-urat dan pembuluh darah terlihat lebih jelas, namun jika kita juga sudah mengalaminya di usia muda, biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal.

Berikut adalah penyebab urat di tangan terlihat menonjol.

  1. Dipengaruhi oleh warna kulit

Jika kita memiliki warna kulit yang cenderung lebih cerah, maka ada kemungkinan pembuluh darah akan terlihat lebih jelas pada kulit. Hal ini disebabkan oleh warna dari pembuluh darah dan urat yang berupa biru, ungu, atau merah yang akan terlihat lebih kontras dibandingkan dengan warna kulit kita.

  1. Memiliki tubuh yang kurus

Orang-orang yang memiliki tubuh gemuk cenderung jarang memiliki urat yang terlihat atau menonjol, namun hal yang berbeda terjadi pada orang kurus. Meski warna kulitnya cerah atau masih berusia muda, besar kemungkinan urat akan jauh lebih terlihat pada orang kurus.

Hal yang berbeda terjadi pada orang gemuk. Karena lapisan lemak di bawah permukaan kulit cenderung tebal, maka urat pun tidak akan terlihat menonjol pada kulit.

  1. Rajin berolahraga

Jika kita rajin berolahraga, kemungkinan untuk memiliki urat yang menonjol akan lebih besar. Apalagi jika olahraga yang dilakukan adalah yang membentuk otot seperti angkat beban. Hal ini disebabkan oleh pembuluh darah yang mendapatkan tekanan berat saat melakukan olahraga dengan intensitas tinggi sehingga akhirnya membuatnya menjadi lebih tegang dan menonjol.

Selain itu, aktivitas fisik yang berat akan membuat tubuh lebih banyak membutuhkan oksigen. Hal ini akan membuat tubuh berusaha untuk mengakomodasi distribusi oksigen dengan cara membuat urat menjadi lebih besar sehingga akhirnya terlihat menonjol.

  1. Saat hamil

Sebagian ibu hamil memiliki urat yang lebih menonjol, termasuk pada bagian tangan. Hal ini disebabkan oleh kondisi kehamilan yang membuat jaringan pembuluh darah yang meningkat. Hal ini disebabkan oleh volume darah yang juga ikut meningkat hingga 50 persen demi memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ibu dan juga kandungannya.

  1. Mengalami varises

Varises adalah masalah kesehatan yang bisa menyerang siapa saja, namun hal ini lebih sering terjadi pada kaum hawa. Kondisi kesehatan yang membuat pembuluh darah vena membengkak ini sering terjadi pada kaki. Pemicunya juga cukup beragam, bisa berupa gangguan katup jantung, masalah obesitas, kebiasaan berdiri terlalu lama, hingga masalah menopause.

  1. Efek samping dari obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat-obatan ternyata bisa membuat dampak urat terlihat lebih menonjol pada kulit. Sebagai contoh, obat-obatan steroid bisa memberikan dampak kesehatan ini.

Perlukah diperiksakan ke dokter?

Pakar kesehatan menyebut kondisi urat yang menonjol sebagai sesuatu yang wajar terjadi sehingga tidak perlu dikhawatirkan dengan belebihan. Kita juga tidak memerlukan pengobatan atau terapi lainnya untuk mengatasi hal inii.

Hanya saja, jika kita mulai mengalami gejala-gejala kesehatan seperti warna urat yang terlihat jauh lebih merah, dan disertai dengan pembengkakan, dan sensasi nyeri saat disentuh, bisa jadi hal ini menandakan adanya masalah kesehatan.

Selain itu, jika sampai muncul perdarahan, ruam-ruam pada kulit, hingga berubahnya warna dan tekstur pada kulit menjadi lebih kasar atau lebih lunak, tak ada salahnya untuk memeriksakan kondisi ini ke dokter demi memastikan apa penyebabnya dan segera mengatasinya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Ginjal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang rentan mengalami kerusakan. Khususnya jika kita menerapkan gaya hidup yang tidak sehat. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan hal ini sehingga membuat beban kerja dari organ ini semakin meningkat. Padahal, hal ini bisa memicu datangnya penyakit yang berbahaya. Berbagai kebiasaan tidak sehat bagi ginjal Pakar kesehatan menyebut ginjal yang sudah mulai rusak atau terkena penyakit akan tidak bisa berfungsi dengan semestinya. Hal ini tentu akan membuat berbagai macam racun di dalam tubuh semakin menumpuk dan akhirnya berimbas buruk pada kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berikut adalah berbagai kebiasaan tidak sehat yang bisa membahayakan ginjal kita. Sering mengonsumsi makanan tinggi garam Makanan dengan kandungan garam yang tinggi tak hanya bisa kita temukan di masakan yang dibuat sendiri atau di tempat makan. Dalam realitanya ad...

Mencari dan Memesan Penginapan dengan Airbnb

Pakai tautan "www.airbnb.com/c/akumalasari" untuk mendaftar Airbnb & dapatkan kupon $25 Ketika jalan-jalan ke Eropa bulan Juli lalu, kami menginap tujuh malam di Paris, di apartemen yang kami sewa dari Airbnb . Apartemen memang paling cocok untuk menginap bersama keluarga kalau lebih dari tiga malam. Selain tarifnya (untuk empat orang) lebih murah dari hotel, apartemen juga menyediakan dapur untuk memasak sehingga kami bisa menghemat anggaran makan.   Pernah mendengar tentang Airbnb ? Layanan website ini memudahkan pemilik dan penyewa penginapan untuk melakukan transaksi. Airbnb berasal dari kata B&B atau bed and breakfast . Penginapan ala BnB biasanya kamar kosong ekstra yang disewakan pemiliknya untuk menginap dalam jangka pendek, berikut layanan sarapan. Di airbnb , tidak hanya kamar kosong yang disewakan, tapi bisa juga seluruh apartemen, studio atau bahkan rumah. Gampangannya, airbnb ini isinya perorangan yang menyewakan kamar atau apartemen ekstra, bukan profe...

Pengalaman Memperpanjang e-Paspor di Kanim Surabaya

Bawa buku biar nggak bete nunggu Ini dia urusan lima tahunan yang mesti dijalani: memperpanjang paspor. Sebaiknya, enam bulan sebelum masa berlaku paspor habis, harus segera diperpanjang lagi. Kalau enggak, sama saja tidak bisa dipakai ke luar negeri atau untuk aplikasi visa. Pengalaman Si Ayah ketika mendadak harus bertugas ke Australia, masa berlaku visanya 6 bulan plus 1 hari. Aplikasi visanya di-pending sampai dia bisa menyerahkan paspor baru. Akhirnya, karena mepet, Si Ayah meminta bantuan agen di Jakarta untuk membuat paspor yang sehari jadi. Agen bertugas mengambilkan nomor antrean dan mengisi formulir. Si Ayah tetap datang untuk foto dan wawancara. Sebenarnya, membuat atau memperpanjang paspor sendiri sekarang gampang banget. Syaratnya mudah dan biayanya jelas. Hanya saja, memang perlu waktu seharian untuk antre pelayanan. Untuk orang umum, ada dua macam paspor: paspor biasa dan e-paspor atau paspor elektronik. Fungsinya sama, hanya saja e-paspor sudah dilengkapi chip yang tert...